Prof. Kuswantono (kedua dari kanan) saat berada di Malaysia

Akhir tahun seringkali identik dengan banyaknya kegiatan penutup tahun, begitu pula dengan berbagai kegiatan  selama Desember ini yang diikuti oleh Profesor Kuswanto. Sebut saja beberapa diantaranya pada awal bulan Desember (10-13/12) beliau berada di Kuala Lumpur, Malaysia untuk mengikut workshop Bambara Groundunt Yield yang diselenggarakan oleh Crop for the Future Research Centreoleh University of Nottingham Malaysia Campus.

Workshop ini menyatukan peneliti dari berbagai bidang untuk mengamati aspek tertentu dari tiga program CFFRC. Peneliti dari Malaysia, Thailand, Indonesia, Eropa dan Afrika bergabung untuk membahas bagaiman dengan meminimalkan hasil panen dapat memberikan kontribusi terbaik untuk ketahanan pangan, bahan bakar dan material untuk dekade mendatang.

Pada saat yang bersamaan dosen yang menekuni Pemuliaan Tanaman menghadiri kegiatan di Putrajaya Marriot Hotel, Sepang bertemu dengan delegasi dari berbagai negara seperti Afrika Selatan, Ghana, Botswana, Nigeria, Libya, Inggris , Thailand dan Malaysia.

Berikutnya pada hari Jumat (14/12) Profesor Kuswanto melanjutkan kegiatan mengikuti workshop Penelaan Artikel Jurnal Ilmiah dan mempresentasikan “Kode Etik Penlaahan Artikel Ilmiah” di UB. Dengan berbagai pengalaman mengelola jurnal ilmiah, Profesor Kuswanto merangkum sebagian dalam Kode Etik Penelaahan. Workshop yang rencananya diadakan kembali pada tanggal 20-21/12 dan 27-28/12 ini membahas berbagai aspek dalam kode etik penyuntingan artikel ilmiah.

Selasa (18/12), dosen Budidaya Pertanian FPUB ini mempresentasikan hasil penelitiannya selama 2012 yang dibiayai oleh BASF The Chemical Company, Brazil di Sanur Bali. Dimana presentasinya sebagai bentuk pertanggungjawaban terhadap penelitian yang telah dilakukan selama tahun 2012 dan sebagai Top Ciencia Member. Acara yang diikuti oleh berbagai peneliti dari Indonesia, China, India, Singapura dan para pejabat serta staf PT BASF membahas 14 makalah. [Prasetya FP]