Dr. Meine Van Noordwijk
Dr. Meine Van Noordwijk

Apakah sistem pertanian kita berkelanjutan? Pertanyaan pertama yang diajukan oleh Dr. Meine Van Noordwijk saat memberikan materi kuliah tamu pada Selasa (9/4) di gedung Widyaloka UB. Meine merupakan Chief Science Advisor / Leader Global Research Project – Environmental Services dari World Agroforestry Centre dan dari 2002 hingga 2008 menjadi Regional Coordinator untuk Asia Tenggara.Description: http://agriwarta.fp.ub.ac.id/wp-includes/js/tinymce/plugins/wordpress/img/trans.gifPria asal Belanda yang juga cukup fasih berbahasa Indonesia ini mengangkat tema “Sustainable Agriculture = Pertanian Berkelanjutan, Pertanian Sehat” di sela acara Kuliah Umum Tengah Semester 2012/2013 untuk mahasiswa Program Studi Agroekoteknologi dan Agribisnis.

“Pertanyaan yang mudah, seringkali memiliki jawaban yang sulit” jadi apakah pertanian di Indonesia adalah pertanian yang sustainable (berkelanjutan). Sebelum menjawab itu, perlu dipahami yang dimaksud dengan sustainable, seberapa jauh konsep sustainable itu sendiri.

Dalam pemaparannya Meine menjelaskan secara mudah bagaimana keberlanjutan yang dimulai dari awal hingga akhir dalam perspektif pertanian. Pertanian berlanjut jangan hanya dilihat apakah menggunakan pupuk organik atau bukan, tetapi sistem keseluruhan dimulai dari sumberdaya alam yang ada mulai air, tanah dan tumbuhan yang ada disekitarnya.

Pertama kehidupan sang petani, on-farm atau off-farm. Kedua sistem pertaniannya seperti tanaman pangan, binatang, pepohonan sekitar. Ketiga sistem penanaman apakah menggunakan sistem rotasi atau yang lain. Keempat praktik penanaman dengan memperhatikan kesuburan tanah, hama penyakit pengganggu dan sebagainya. Kelima tanaman pangan itu sendiri dapatkah menunjang lingkungan sekitar dan apakah gen yang ada dapat dipertanggungjawabkan dalam jangka waktu lama. Terakhir adalah value chains dimana produk hasil tanam pangan tadi terdistribusikan hingga merata. Jadi seluruh rantai ini harus memenuhi sustainabilitas yang dapat dipertanggungjawabkan. Dimana nantinya target kita adalah masa depan pertanian yang cemerlang dan food security yang baik.

Acara yang juga merupakan rangkaian dari Kuliah Tamu Tengah Semester 2012/2013 diikuti oleh mahasiswa program studi Agribisnis dan Agroekoteknologi FPUB angkatan 2012 untuk memperkenalkan sistem pembelajaran di Fakultas Pertanian, sehingga mahasiswa dapat mempersiapkan diri untuk Praktek Kerja Nyata dan Skripsi sedini mungkin. Masing-masing program studi mempresentasikan materinya, dimana  Agroekoteknologi diwakili oleh Dr. Ir. Yulia Nuraini, MS selaku Ketua PS dan dari program studi Agribisnis oleh Dr. Ir. Rini Dwiastuti, MS. (Prasetya UB)